5 Hal Menarik Film The Creator, Perselisihan dan Masalah di antara Manusia dan AI

5 Hal Menarik Film The Creator, Perselisihan dan Masalah di antara Manusia dan AI

MGO303 – Halo, Kompasianer pencinta movie! Apa kalian telah menonton film The Creator yang meledak pada bulan September lalu?

Bila belum, kalian harus selekasnya melihatnya, karena film ini bukanlah sekedar hanya film fiksi ilmiah biasa, tapi juga film yang mencekam dan mengunggah.

 

Film ini bercerita mengenai peperangan di antara umat manusia dan kepandaian bikinan atau artificial intelligence (AI) di masa datang, dan visi seorang bekas agen pasukan khusus yang diambil untuk mengincar dan membunuh Nirmata, arsitek misteri dibalik perkembangan AI.

 

Nach, ini kali saya akan mengulas 5 hal menarik dari film The Creator yang wajib kamu ketahui. Baca penjelasannya berikut ini, ya!

 

1. Sutradara dan Pemain yang Berkualitas

 

Film The Creator disutradarai oleh Gareth Edwards, yang dikenali sebagai sutradara film Rogue One: A Star Wars Story dan Godzilla. Edwards dikenali sebagai sutradara yang pakar saat menyatukan tindakan, sinetron, dan fiksi ilmiah dalam beberapa filmnya. Edwards sukses arahkan beberapa pemain film ini secara baik, hingga mereka beradegan dengan bagus dan mengagumkan.

 

Film ini diperankan oleh John David Washington, Gemma Chan, Ken Watanabe, Sturgill Simpson, dan Allison Janney. Washington berperanan sebagai Joshua Taylor, seorang bekas agen pasukan khusus yang bersedih atas lenyapnya istrinya, dan diambil untuk mengincar dan membunuh Nirmata. Washington sukses tampilkan emosi dan gestur yang kuat dan dalam, hingga membuat pemirsa turut rasakan perjuangan dan masalah yang dirasakannya.

 

Chan berperanan sebagai MGO777 Anna Lee, seorang periset yang bekerja untuk AI, dan jadi rekan dan rekanan kerja Joshua. Chan sukses tampilkan watak yang pintar, tenang, dan misteri, hingga membuat pemirsa ingin tahu dengan background dan polanya. Chan mempunyai chemistry yang bagus dengan Washington, hingga membuat jalinan mereka berasa natural serta menarik.

Watanabe berperanan sebagai General Yamamoto, seorang pimpinan militer dari Asia Baru, yang disebut koalisi beberapa negara Asia yang masih tetap terima AI. Watanabe sukses tampilkan watak yang tegas, berwibawa, dan idealis, hingga membuat pemirsa kagum pada dan menghargai sikapnya. Watanabe mempunyai episode-adegan yang mencekam dan memilukan, hingga membuat pemirsa takjub dan terharu.

 

Simpson berperanan sebagai Hank Jones, seorang bekas tentara sebagai rekan dan rekanan Joshua. Simpson sukses tampilkan watak yang lucu, setia, dan berani, hingga membuat pemirsa ketawa dan simpati dengan sikapnya. Simpson mempunyai episode-adegan yang hebat dan melipur, hingga membuat pemirsa terhibur dan berkesan.

 

Janney berperanan sebagai Director Smith, seorang direktur dari tubuh intelijen yang mengambil Joshua. Janney sukses tampilkan watak yang dingin, manipulatif, dan berambisi, hingga membuat pemirsa tidak suka dan berprasangka buruk dengan sikapnya. Janney mempunyai episode-adegan yang mengagetkan dan melawan, hingga membuat pemirsa kaget dan ditantang.

 

2. Topik dan Pesan yang Dalam

 

Film The Creator tidak sekedar hanya menceritakan mengenai visi Joshua, tetapi juga memvisualisasikan perselisihan dan masalah di antara manusia dan AI. Film ini mengeksploitasi beberapa tema seperti jati diri, moralitas, kemanusiaan, dan kebebasan. Film ini memberi beberapa pesan yang dalam dan mengunggah, misalnya:

 

  1. Apa yang membandingkan manusia dan AI? Apa manusia lebih baik dari AI, atau kebalikannya? Apa manusia dan AI dapat hidup bersebelahan, atau harus sama-sama menghancurkan?
  2. Apa yang membuat seorang jadi dirinya? Apa jati diri seorang ditetapkan oleh daya ingat, hati, atau opsi? Apa seorang dapat mengganti atau kehilangan jati dirinya?
  3. Apa yang membuat seorang jadi baik atau jelek? Apa moralitas seorang ditetapkan oleh tujuan, langkah, atau karena? Apa seorang dapat benarkan atau menyesali perbuatannya?
  4. Apa yang membuat seorang jadi manusia? Apa kemanusiaan seorang ditetapkan oleh rasa, empati, atau belas kasih? Apa seorang dapat kehilangan atau memperoleh kemanusiaannya?
  5. Apa yang membuat seorang jadi bebas? Apa kebebasan seorang ditetapkan oleh kehendak, kontrol, atau tanggung-jawab? Apa seorang dapat perjuangkan atau memberikan kebebasannya?

 

Film ini ajak kita untuk merenungkan dan menjawab beberapa pertanyaan itu, dan melawan kita untuk menyaksikan dunia dari sudut pandang yang tidak sama.

Disamping itu, kita ikut dibawa untuk menghormati dan menghargai keanekaragaman dari tiap makhluk hidup, dan tidak gampang mengadili dan mempersalahkan seseorang.

 

3. Tindakan dan Dampak Visual yang Fantastis

 

Film The Creator tampilkan beberapa aksi MGO303 yang fantastis dan dampak visual yang mempesona. Film ini tampilkan peperangan di antara manusia dan AI, yang mengikutsertakan senjata, kendaraan, robot, dan drone. Ada sajian beberapa lokasi yang eksotik dan modern, seperti Los Angeles yang remuk, Tokyo yang istimewa, dan Himalaya yang cantik. Film ini tampilkan senjata misteri yang dibikin oleh Nirmata, yang berkekuatan untuk mengganti realita dan waktu.

 

Film The Creator dibungkus memakai tehnologi CGI yang hebat dan realitas, hingga membuat pemirsa merasa seakan-akan ada dalam film. Film ini memakai camera yang terus berkembang dan koreksi yang bagus, hingga membuat pemirsa merasa seakan-akan meng ikuti beberapa aksi yang terjadi. Tidak lupa juga, ada suara – suara mencekam sukses membuat pengalaman yang mengagumkan dan menggentarkan untuk pemirsa, hingga membuat pemirsa kagum dan takjub.

 

4. Musik yang Menegangkan dan Mencekam

 

Film The Creator disokong oleh musik yang menegangkan dan mencekam kreasi Hans Zimmer, yang dikenali sebagai komposer musik film yang legendaris.

Zimmer dikenali sebagai komposer musik film yang pakar saat membuat musik yang sesuai jenis, topik, dan situasi film. Zimmer dikenal juga sebagai komposer musik film yang pakar saat membuat musik yang memengaruhi emosi dan hati pemirsa.

 

Musik yang dibuat oleh Zimmer untuk film ini benar-benar pas karena musik memvisualisasikan perselisihan dan masalah di antara manusia dan AI.

 

5. Ending yang Sentuh dan Mengagetkan

 

Film The Creator mempunyai ending yang sentuh dan mengagetkan, yang membuat pemirsa terharu dan takjub. Ending ini adalah pucuk dari perselisihan dan masalah yang dirasakan oleh Joshua, Anna, dan Nirmata. Ada ending itu adalah jawaban dari beberapa pertanyaan yang disodorkan oleh film ini.

 

Ending ini tidak dapat saya katakan dengan detil, karena saya tidak ingin memberi spoiler. Tetapi, yang jelas, ending ini akan membuat kalian kaget dengan kebenaran yang tersingkap, terharu dengan pengorbanan yang sudah dilakukan, dan di inspirasi dengan opsi yang dibikin. Ending ini akan membuat kalian berpikiran kembali mengenai apa yang kalian sedang pikirkan dan merasai mengenai manusia dan AI.

 

Ending film The Creator adalah salah satunya ending terbaik yang dulu pernah saya saksikan dalam film fiksi ilmiah, karena ending ini bukan hanya akhiri film secara baik, tetapi juga buka ruangan untuk dialog dan interpretasi yang luas.

 

Tersebut 5 hal menarik dari film The Creator yang wajib kamu ketahui. Mudah-mudahan artikel berikut dapat membuat kalian lebih berminat untuk menonton film ini, ataupun lebih menghargai film ini apabila sudah menonton.

 

Film The Creator ialah film yang pantas untuk dilihat, karena film ini ialah film yang mencekam dan mengunggah . Maka, nantikan apalagi? Selekasnya menonton film The Creator, dan jadilah pemirsa yang pintar dan krisis.

Originally posted 2023-11-19 03:32:01.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *